Archive

Posts Tagged ‘oop’

Penggunaan dan Best Practice pada DDD

April 3, 2009 Leave a comment

DDD cocok untuk digunakan pada project yg memiliki lifetime yg lama dan memiliki kompleksitas yg tinggi. Meskipun demikian banyak juga project kecil yg dapat menerapkan sebagian dari DDD sebagai Pattern language. Pada DDD sebagai Pattern Language hubungan dengan domain expert dan Ubiquitos language akan dihilangkan atau dikurangi. Karena kedua bagian tersebut merupakan hal yg paling sulit dilakukan dan time consuming process.

Salah satu best practice pada orang yg masih baru di DDD adalah selalulah menggunakan bahasa. Bahasa yg dimaksud tentu saja Ubiquitous Language. Bahasa merupakan kunci yg paling penting dalam membuat system yg baik. Bahasa membuat kita tahu bahwa system kita buruk atau tidak.
Read more…

Getter and Setter adalah Domain Anti-Pattern

April 3, 2009 5 comments

Object haruslah kaya akan behavior. Object tidak memiliki bentuk. Jika kita mengekspose state dari object tersebut dengan getter dan setter, maka object yg menggunakannya akan bergantung kepada shape tersebut. Terjadilah coupling terhadap object tersebut. Internal state dari object hanya boleh diubah berdasarkan behavior object tersebut saja.

Jika kita mengeset suatu field pada sebuah object saya yakin sebenarnya ada behavior yg menuntuk kita melakukannya. Pasti ada behavior yg melatarbelakanginya tetapi kita mungkin salah menempatkannya. Mungkin kita menempatkannya di Service Layer atau bisa saja pada object yg berinteraksi langsung dengan object tersebut.
Read more…

Event Sourcing

April 3, 2009 Leave a comment

Event Sourcing
Pada pattern ini semua event yg terjadi itu dicapture dalam object dan kemudian disimpan sebagai log. Log ini berfungsi untuk proses auditing atau dapat digunakan untuk mengembalikan state dari aplikasi ke kondisi semula. Agar dapat membangun semuanya dari kondisi nol dari log maka sequecen nya harus dipertahankan.
Kegunaan log yg lain adalah untuk memperbaiki kesalahan yg dilakukan pada masa lalu. Klo di dunia accounting dinamakan dengan reversal adjustment atau retroactive change.

Jadi pada suatu aplikasi kita memiliki dua data untuk di kelola. Salah satu nya adalah application state. Data yg satu ini pasti ada di setiap aplikasi apapun. Application state ini menggambarkan keadaan aplikasi yg terkini atau current state. Yang kedua adalah event log. Event log menyimpan perubahan2 state yg terjadi pada aplikasi tersebut.
Read more…

Account

February 6, 2009 2 comments

Inti dari pattern ini adalah sebagai penampung dari accounting entry dan menyediakan summary dari entry tersebut.

sketch

Istilah account udh lama ada. Bank Account, Project Cost Account, Corpoorate Chart of Accounts, kebanyakan istilah tersebut melibatkan accounting.

Ada banyak cara sih untuk mengerti account itu apa. salah satunya sebagai container dari entries dari accounting entry. tempat penampungan. pot atau apalah yg bisa menampung. ketika kita membuat entry kita memasukkannya ke dalam suatu account tertentu. Satu Account bisa memiliki banyak entry. Nah dari situ kita bisa ambil kesimpulan bahwa hubungan one to many. Tapi dia bukan hanya container tetapi juga bisa memberikan informasi summary seperti balance.
Read more…

Tell don’t Ask

February 5, 2009 5 comments

Object-oriented code lebih mudah dimengerti dan dimantain jka ditulis dengan menggunakan style “Tell, Don’t Ask”. Maksudnya ?? Object haruslah membuat keputusan hanya dengan menggunakan informasi yg dimiliki bukan berdasarkan informasi yg dimiliki oleh object lain. Tell itu command. Ask itu query.

Contohnya.

public class MyObject
{
     private OtherObject m_otherObj;
     .....
     public void MoveSomething()
     {
           boolean state = m_otherObj.IsOK; // ask / query
           if (state)
              m_otherObject.DoBadAction(); // command / tell
           else
              m_otherObject.DoGoodAction();
     }
}

akan lebih baik jika kita mengubahnya seperti ini :
Read more…

The Law of Demeter (LoD)

February 5, 2009 1 comment

Law of demeter merupakan style design di oop. Intinya adalah “principle of least knowledge”. Apaan tuh. Mengetahui sesedikit mungkin tentang object yg digunakan di dalam method. Contohnya

public class Project 
{
      public void doSomething() 
     {
          Employee e = new Employee();
          .....
     }
}

jadi kelas project harus mengetahui sesedikit mungkin mengenai kelas employee. Mengetahui apa ? Strukturnya tentu saja. Dengan cara apa emang kita tau struktur employee. Dengan cara kita ngakses property dari employee dan subpartnya. Subpart ini apa maksudnya ? Subpart dari employee. Maksudnya kita ngakses lagi property dari property si employee. Contohnya ….

public class Project 
{
      public void doSomething() 
     {
          Employee e = new Employee();
          String cityCode = e.Address.City.Code;
     }
}

Gitu maksudnya. Jadi subpartnya itu City dan diakses lagi Code. Itu ga boleh. Pantang. Haram hukumnya. Najis. Jijik. dll
Read more…

Categories: OO Programming Tags: , ,

Adaptive Programming

February 5, 2009 6 comments

Adaptive programming bertujuan untuk membuat koneksi antar object menjadi tidak erat (loosely couple) atau structure-shy. Artinya kita membuat object tersebut semalu mungkin. hehehe. malu gimana maksudnya ?? jadi dia tidak mengexpose isi di dalamnya atau structure object tersebut.

Mmm… sebelum itu ada baiknya kita jelaskan apa sih maksud keterikatan atau ketegantungan satu object ke object lain. Perhatikan code berikut..

    public class Account
    {
        private Period m_period;
        private Currency m_currency;
        private Money m_balance;
        List<accountentry> lstAccountEntry;
        public Account()
        {
        }
        .....
    }

Read more…