Archive

Posts Tagged ‘Messaging’

Messaging via Internet

January 28, 2010 Leave a comment

Messaging merupakan metode untuk pertukaran informasi yg cocok untuk perusahaan pusat dan cabang. Sayangnya NServiceBus tidak support untuk transport lewat internet. Trus gimana kelanjutannya teknik apakah yg akhirnya dipakai untuk mengatasi kekurangan tersebut.

Akhirnya ketemu hal yg bagus juga di blog masternya java indonesia. Mas Endy keren banget jelasin nya di sini

Email solusinya.
Read more…

NServiceBus vs WCF

November 21, 2009 Leave a comment

Disadur dari NServiceBus Homepage

NServiceBus merupakan open source software yang dibuat oleh Udi Dahan (SOA expert). Tujuan si pembuat tentu saja untuk menjadikan NServiceBus sebagai alat yg membuat pembangunan aplikasi berorientasi service menjadi lebih mudah.

NServiceBus (NSB) dirancang untuk kolaborasi antar business-oriented services. NSB tidak bermaksud untuk menggantikan teknologi RPC seperti WCF. WCF tentu saja memiliki tempat pada arsitektur SOA tidak mungkin hanya menggunakan NServiceBus saja.

Nah NSB bukan merupakan service bus yg terpusat seperti BizTalk. Jadi NSB bukan terletak di tengah dimana komunikasi melalui central tersebut. Centralized communication seperti itu merupakan tanggung jawab dari Broker bukan Bus. Bus bukan tidak terlihat secara fisik. NSB lebih dekat ke WCF daripada ke BizTalk
Read more…

Categories: NServiceBus Tags: , , , ,

Service Autonomy 2

March 6, 2009 Leave a comment

Autonomous = Otonomi = Mampu berdiri sendiri.

Autonomous service brarti service yg mandiri. Yg ingin dicapai sebenarnya dari prinsip tersebut adalah loosely couple. Misalkan service A membutuhkan service B maka meskipun Service B tidak tersedia Service A tetap dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan service agreementnya. Sesuai dengan janjinya
Jadi caranya adalah menghilangkan request response collaboration pada level service. Jadi jika kita memiliki 2 software entities dimana kita harus melakukan request response brarti keduanya berada pada satu service. Tetapi harus digaris bawahi kata harus. Semua emang bisa dilakukan dengan Req/Resp tetapi ada bagian2 yg sebenarnya tidak.

Component Orientation dan Object Orientation membagi solusi menjadi bagian2. Jadi kita harus menemukan boundary yg tepat. Sehingga bagian2 yg sebenarnya dapat terpisah tidak couple. Read more…

Layered /Tiers architecture ke SOA

February 16, 2009 1 comment

Bagaimana bisa kita mengubah aplikasi yg lama agar lebih siap dipindahkan ke SOA.

Membuat service layer yg mengantarai Presentation Layer dan Bussines Layer. Service layer tersebut mengexpose method yg hanya akan menerima business entity. Business entites tersebut yg dulunya terdapat di business layer. Keluarkan dari Business Layer. Dan dipisahkan. Sehingga dapat digunakan langsung oleh Presentation layer. Jadi ui berinteraksi dengan service layer dengan menggunakan Business Entites. Business entites ini hanya mengandung data saja. Berupa DTO.
Read more…

Categories: Messaging, SOA Tags: ,

Service Autonomy

February 16, 2009 Leave a comment

Salah satu prinsip dari Service Orientation adalah Autonomy. Dapat berdiri sendiri. Peranan publisher subscriber ini mutlak diperlukan untuk mencapai autonomy.

Untuk para pemula di SOA biasanya langkah pertama adalah membuat semua operasi menjadi web service. Yg sama aja hasiilnya dengan RPC. Interaksi antar service terjadi secara synchronous, blocking, request/response. Masalhnya klo misalnya salah satu service tidak ada, service lain yg tergantung terhadapnya tidak akan dapat melakukan pekerjaannya.
Read more…

Asynchronous World

February 16, 2009 Leave a comment

Dengan asynchronous ini kita ga perlu nunggu satu process diselesaikan dulu baru bisa ngerjain yg lain. Tinggal fire and forget aja. Jadi kita kirim pesan dan kita ga ush nunggu2 sampe prosesnya selesai dulu. Jadi prinsipnya udh sama seperti ngirim surat.

Kita misalkan kita mw ngirim surat lamaran kita ke suatu perusahaan dengan cara yg conventional. Kita kirim dari kantor pos. Ntar kantor pos yg ngirimkan ketempat tujuan tersebut. Kita ga ush nungguin terus di kantor pos sampe surat tu nyampe ditujuan. Kita bisa langsung pulang dan ngerjain urusan kita yg lain. Nah ketika surat tersebut sampai di perusahaan yg dituju, terserah perusahaan tersebut mw diproses atau tidak. Kita hanya tinggal menunggu. Klo misalnya perusahaan nya berminat ntar dia hubungin kita. Klo misalnya kita ga dipanggil2 maka kita bisa menyimpulkan bahwa lamaran tersebut gagal total.
Read more…

Categories: Messaging, SOA Tags: ,

Cost dari membuat message

February 13, 2009 2 comments

Disarikan dari blog greg young.

Dengan membuat aplikasi yg berkomunikasi via message pasti akan banyak tipe message yg akan dibuat. Apakah kita akan mempermasalahkan waktu untuk membuatnya ketimbang dengan scalability nya. Greg young membantah pernyataan bahwa untuk membuat message ini membutuhkan waktu lama. Saya setuju dengan pendapat greg karena kok masalah kecil seperti itu yg dibahas. Jelas maslah tersebut tidak terbandingkan dengan keuntungan yg didapat.

Emang dengan membuat aplikasi dengan tipikal Command Query Separation dan messaging maka tipe akan menjadi lebih banyak. Tetapi coba bandingkan dengan traditional arsitektur. Dimana scalability sulit dicapai dan performance rendah. Jelas bukan hal yg bisa dipertandingkan.
Read more…

Categories: Messaging, SOA Tags: ,