Home > DDDD > DDDD (Distributed Domain Driven Design)

DDDD (Distributed Domain Driven Design)

Domain yg dihadapi oleh Greg Young penemu DDDD adalah Stock Market Analytic Data dimana system tersebut terkoneksi dengan sub system lain di Toronto, New York, dll. Subsistem tersebut mengirimkan message dalam jumlah yg besar setiap second. Message-message yg masuk ke system utama dimodelkan dengan DDD. Keperluan pemodelan dengan DDD pada situasi tersebut adalah agar dapat melakukan algorithmic trading, strategy test, long term analytic.

Pada kasus tersebut kecepatan merupakan salah satu factor penunjang dari keberhasilan system tersebut. Tetapi meskipun demikian greg tidak ingin terjebak pada procedural code. Dimana memang procedural code dapat membuat nya menjadi lebih cepat. Tetapi understandability merupakan hal yg lebih vital dimana kita dapat melakukan perubahan dengan cepat.

Latar belakang dari munculnya DDDD dikarenakan data yg masuk ke dalam Domain Model begitu banyak. Sehingga perlu dilakukan perubahan mengenai cara kerja dari DDD yg terdahulu. Salah satu perubahan yg significant adalah cara dari object berinteraksi dengan repository.
Domain model pada DDDD tersebut merupakan domain model pada memory yg merepresentasikan stock market pada current state.

Categories: DDDD Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: