REST design

Jika kita ingin membuat aplikasi web kita menjadi scalable maka kita harus dapat mengamati data yg kita sediakan dan bagaimana penggunaan user terhadap data tersebut. Nah jika kita dapat menganalisanya maka kita dapat menentukan mana data yg dapat dicache dan tidak. Karena memang protocol HTTP mendukung teknik tersebut dan bahkan di design untuk hal tersebut. Jadi kita tidak perlu membebani server terlalu berat karena ada bagian2 data yg dicache.

Kita dapat memberikan tanda bahwa page atau request tersbut dapat dicache atau tidak dari HTTP Header. Kita dapat mensetnya. Jadi apabila suatu URI dicache maka kali berikutnya dia dibutuhkan dia akan mengambil dari cache.

REST memiliki prinsip semuanya adalah resource yg dikenali dengan URI nya. Jadi diperlukan pemahamann terhadap protocol http dan behaviournya untuk mendesign REST.

Ketika kita akan mendesign REST maka kita akan melakukan design terhadap URI. Mapping URI nya dan penggunaan cookie untuk mengenali user, posisinya.

Kunci dari design REST yg baik adalah
1. Memahami data
2. Ragam dari user access pattern
3. Volatility dari data

Dengan demikian kita dapat memap resource ke URI yg tepat. Definisikan URI dengan benar dan tepat.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: