Home > Pattern of Enterprise Architecture > Patterns for Accounting (Part 1)

Patterns for Accounting (Part 1)

Sebagian besar software yg ada di dunia ini berhubungan dengan duit atau uang. Tul ga ? Manusia emang terobsesi ya dari dulu sama yg namanya uang. Bahkan untuk itung2 uang aja ada profesi khusus. Padahal yg diitung bukan uang dia. Hahahaha. Accounting nama profesinya. Nama jurusnnya akuntansi. Mata pelajaran yg tidak aku suka di SMU. Huff

Fundamental konsepnya dari accounting itu double-entry bookeeping. dicetuskan oleh Luca Pacioli orang italia kyknya. Intinya kita merecord berbagai jenis tempat uang atau pot uang. Pot ?? macam bunga aja. Iya tempat penyimpanan maksudnya. Dan perpindahan uang tersebut juga ditrack. Jadi uang itu ga bisa hilang gitu aja. Meskipun hanya 200 rupiah. Wuih sadis banget. detail sekali

Pot uang itu dinamakan Account. Setiap account memiliki balance (nilai saat ini atau nilai actual atau current value). Dan juga berisi list dari accounting entry. Accounting entry itu merupakan catatan terhadap setiap perubahan yg terjadi pada account. History. Nah balance dari Account tersebut dihitung berdasarkan entry yg ada didalamnya. Dari historynya kita bisa hitung nilai sekarang. Jadi tidak ada uang yg hilang. Karena semuanya dicatat. Jadi balance merupakan jumlah dari seluruh accounting entry.

Karena kita memiliki history jadi kita bisa tw balance untuk sekarang, beberapa hari yg lalu, seminggu yg lalu, stahun yg lalu. Lengkaplah. Tapi biasanya balance dihitung berdasarkan periode tertentu (kurun waktu tertentu) jadi yg dijumlahkan adalah entry2 yg masuk pada rentang period tersebut. Ya iyalah. Coba klo semua entry dihitung. Dari awal berdirinya perusahaan. Wah ga selesai2 dunks hitungnya. Karena kan banyak entrynya. Jadi dibatasi per period.

accountandentry

Accounting Transactions mengcapture pergerakan atau perpindahan antar Account. Yg berpidah bisa uang atau yg lain. Yg pasti berhubungan dengan quantity. Dan menghubungkannya dengan Accounting Entry yg dilibatkan pada Transfer tersebut.

Setiap transaksi yg terjadi menciptakan dua buah entry. Debet kredit klo ga salah ya ?? … yg jika dijumlahkan totalnya nol.

Mmm.. banyak jg object yg terlibat ya. Tapi kadang sih ga semuanya dibutuhkan. Ada juga sistem yg make Accounting Entry tapi tidak melibatkan Account atau Accounting Transaction.

Account bertindak sebagai deskriptor untuk mengklasifikasikan Accounting Transaction. Jadi kita bisa saja menggunakan object lain sebagai descriptor. Accounting Transaction juga dapat ditiadakan jika kita tidak begitu perduli tentang mengetrack transfer sebagai Accounting Entry.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: