Home > OOAD Basic > Pengantar Prinsip2 Design

Pengantar Prinsip2 Design

Software arsitektur punya definisi yg beragam. Dan bertingkat2. Level yg paling atas menggambarkan gambaran keseluruhan dari struktur software. Yang dibawahnya lagi tergantung dengan tujuan dari softwarenya. kebawah nya lagi adalah hubungan antar modul dan ketergantungannya. nah ini lah fokus kita melingkupi package, component, classes.

Arsitektur dan ketergantungannya

apa yg salah sih dengan software ?? design pada awal dibuat selegan mungkin, clean. Tetapi ketika sudah lama berjalan mulailah semuanya terlihat kotor, buruk, sulit dimaintain. sehingga kebusukan tersebut mulai mendominasi keindahan yg dulunya ada. Ga ada designer yg memulai dengan design yg buruk. Semua pasti mengutamakan keindahan. Tetapi perubahan selalu tetap terjadi dan tidak bisa dihindarkan. Dan design harus selalu di update.

Symptom dari design yang buruk

Rigidity
software sulit diubah bahkan dengan cara yg simple. Karena perubahan yang satu juga menyebabkan perubahan di banyak modul lain. Masing2 modul ketergantungannya tinggi.

Fragility
saudara dekat dari rigidity. software cenderung break atau error ketika terjadi perubahan padahal tempat2 yg error tersebut ga ada hubungannya langsung dengan perubahan. wow .. jadi kita selalu takut jika akan mengubah sesuatu. dipenuhi tanda tanya. dimana lagi nanti yg error nih klo bagian ini diubah. udh takut duluan…maunya memperbaiki eh malah jadi bikin error di tempat lain.. malahan yg error lebih banyak dari yg terbaiki. diperbaiki yang ini ,, yang sana error.. nambah waktu lagi. nambah cost lagi..

Immobility
ini maksudnya ga reusable. komponen dari project yg satu ga bisa dipake di project yg lain. dimana2 ada kelas customer. masing2 project punya customer sendiri. padahal kan sebenarnya sama ? kok bisa ?? ya .. salah satu kejadiannya mungkin customer yang di project a datanya udh terlalu banyak. sedangkan yang dibutuhkan di project b ga sekompleks itu. jadi klo yg di project a mw diubah pun sudah sulit. mw dipisahkan atau diredesign lagi wah … banyak resikonya. ya sudahlah lebih baik bikin yang baru. mw ga mw ya terjadi duplikasi code.

Viscosity
ini ada dua. melekat pada design dan environment. ketika akan mengubah sesuatu biasanya ada beberapa alternative perubahan. sebagian mengubah design dan yang lain mempertahkan. ketika untuk mempertahakan design lebih sulit daripada mengutak atik (melakukan hal2 yg tricky dan mungkin menyalahi prinsip2 desing .. but yg penting jalan) dikatakan viscositynya terhadap design tinggi.
Viscosity environment adalah mengenai environment dari development tersebut lambat dan tidak efisien. contoh : waktu kompile yg lama. sehingga cost menjadi semakin besar dan tidak efisien.

Categories: OOAD Basic
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: