September 9, 2009
disadur dari Don’t Delete – Just Don’t
Fitur delete hampir pada setiap aplikasi dapat kita temui terutama di IS. Ada form. Tinggal lihat button2 maka tombol delete pun tidak susah ditemukan. Ntah mw single entry ato multiple dll. Yg penting ada data pasti bisa di delete. Nah sebenarnya di balik tombol delete itu apa sih yg terjadi ?
Cara yg paling simple implementasi dari delete adalah.. ya delete aja langsung dari database. Ga ush pikir panjang. Loh.. kok gitu. Coba misalnya kita mw delete Item dari daftar barang jualan. Gimana dengan pemesanan yg pernah ada terhadap barang itu. Apa mw di delete juga? Gimana dengan Invoice dan dll. Mw di delete juga. Apa semua yg berhubungan harus di cascade. Trus klo invoicenya dibuang gimana dengan accounting. Bisa kacau dong.. Gak bisa ke track dong. Weleh.. Apa harus kalkulasi ulang semuanya?
Ada juga yg bikin implementasi delete itu dengan nambahin satu field di DB.. IsDeleted atau IsActive dll. Alasannya supaya gak ada data yg hilang. Bisa tracking dsb. Audit. dll Tapi kadang kita gak tw ngapain sih kita delete suatu item. Ngapain kita delete suatu data. Apa skenario yg sebenarnya di dunia nyata. Kenapa kita harus mendelete suatu data. Emang user benar2 minta fitur delete ya? Ato kita yg menyarankan tersedianya fitur itu untuk mereka ?
Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Uncategorized |
Permalink
Posted by weltam
August 12, 2009
Kenapa ya setiap ada aplikasi yg dibangung selalu aja langsung berpikir data2 nya apa? Table2 yg dibutuhkan apa? Relasi antar table seperti apa. Mikirnya table melulu. Argh… Setiap bangung aplikasi mikirnya langsung design database. Relasi. Foreign Key. dll. Emang OOP seperti itu ya? Justru hal ini bisa menyebabkan kesalahan dalam proses berpikir. Kita berpikir bahwa aplikasi yg telah kita buat itu OOP hanya karena kita menggunakan bahasa pemrograman OO.
Apalagi dengan adanya bantuan ORM skarang seperti Hibernate dan kawan2 nya. Wow.. Makin benar2 rusak pola pikir itu. Hancur. Setter dan getter dimana2. Kita berpikir bahwa semua aplikasi tersebut adalah CRUD applicationi. Setiap data ada operasi Add New, Delete, Update, Read. Arghh…………. Dunia seperti apa ini??
Read the rest of this entry »
3 Comments |
Uncategorized |
Permalink
Posted by weltam
August 9, 2009
All about xp…
- Xtreme Programming Introduction
- Test Driven Development
- Ant and JUnit
- JMock or EasyMock
- Test Driven by Example – Kent Beck
- Design Pattern
- Head First Design Pattern
- Erich Gamma Book
- Refactoring
- Refactoring by Martin Fowler
-Refactoring to Pattern by Joshua
- Pair Programming and Simple Design
- Version Control with Subversion
- Build Automation with Ant or Maven
- Continous Integration with Cruise Control or Continuum
- Scrum
Klo untuk skill programming yg diperluin kira2…
- HTML, CSS
- Javascript Fundamental and Library
- Servlet and JSP Fundamental
- Hibernate
- Spring Framework
IDE yg digunakan make Eclipse aja deh.. lebih ringan…
Ga ush banyak banyak klo untuk programming skill nya.. Cukup sedikit tapi mendalam… Dan itu sudah dapat dijadikan dasar untuk mempelajarin framework lain. Untuk fundamental mengenai skill programming dapat dicek di CoreServlets. Sumber tersebut dapat dijadikan referensi untuk blajar.
3 Comments |
Uncategorized |
Permalink
Posted by weltam
August 9, 2009
Kemaren baru nemu seri buku yang bagus dari Pragmatic Programmer
Mendapat penghargaan Jolt Productivity Award-winning Starter Kit. Tiga buku yg mencakup dasar yg diterapkan pada software development. Yg pasti pentinglah untuk dibaca dan diterapkan.
Seri buku pertama adalah Pragmatic Version Control using Subversion. Ini panduan untuk menggunakan subversion disertai dengan konsep2nya.
Kedua adalah Pragmatic Unit Testing in Java with JUnit. Mengingatkan penting nya testing.
Ketiga adalah Pragmatic Project Automation. Berhubungan dengan penerapan Continous Integration.
XP practice banget deh bukunya…
Untuk lebih lengkapnya lihat aja di websitenya Pragmatic Starter Kit
Klo boleh sih materi2 diatas diajarkan pada mahasiswa sehingga siap pakai ketika tamat dari perkuliahan.
Leave a Comment » |
Uncategorized |
Permalink
Posted by weltam